Senin, 17 Desember 2007

kau sahabatku..kau kekasihku

kau datang dengan senyummu
menyapaku dalam sepiku
mengetuk pintu hati ini
memaksanya masuk dengan ceriamu dalam hidup


kau menghiburku dalam pedihku
menyegarkan pikiranku
dengan segala kesederhanaanmu
mengenal hidup


kau selalu tersenyum
andai ku tahu maknanya
andai dapat kumilikki
tapi sulit kugapai
kau bukan untukku

biarlah puisi ini

kutulis untukmu

untuk ceriamu

untuk senyummu

yang selalu menghiburku

untuk segala ke sok tahuanmu

mengajarku akan hidup

untuk airmata yang selamanya tak akan kubagi denganmu

dan cinta yang kusimpan sendiri

hingga akhir berkata lain



Tidak ada komentar: